Stop Shark Finning

Rp.78.000.00

Stop Shark Finning 2

Keterangan:
Hiu mungkin terdengar sebagai hewan buas bagi kita. Digambarkan dengan taring yang tajam hiu mengancam orang-orang yang berenang di pantai. Sampai-sampai menginspirasi pembuatan film mengerikan seperti film Jaws, Shark attack dll. Dalam film tersebut jelas menggambarkan begitu berbahayanya hewan bertulang rawan ini bagi keselamatan manusia. Adegan demi adegan hiu memangsa manusia dipertontonkan dengan apik menyihir siapapun yang menonton sehingga menjadi takut dengan hewan ini.
Namun faktanya, seberapapun buasnya hiu dalam adegan tersebut tetap saja manusialah yang paling buas dialam ini. Hanya untuk memenuhi hasrat berlandaskan keyakinan pada mitos  saja terdapat masyarakat yang gemar mengkonsumsi soup sirip hiu. Akhir-akhir ini jumlah orang yang mengonsumsi sirip hiu bertambah banyak walau harganya mahal. Alhasil permintaan akan sirip hiu meningkat dan perburuan hewan berdarah dingin ini pun meningkat. Harga sirip hiu yang mahal membuat sekelompok para nelayan pemburu hiu hanya memerlukan siripnya saja. Mereka menangkap hiu utuh kemudian memotong siripnya saja kemudian tubuh nya diceburkan lagi kelaut. Ada beberapa bagian tubuh tempat menempelnya sirip pada ikan hiu, di bagian dorsal atau punggung, bagian dada atau pectoral, bagian perut atau abdomen dan di bagian ekor atau caudal. Kesemua sirip tersebut dipotong untuk kemudian di jual.

Semua makhluk hidup memiliki peranan tersendiri bagi keseimbangan ekosistem, termasuk hiu. Hiu bersifat karnivora atau pemakan daging menempati puncak tertinggi dalam rantai makanan di laut seperti halnya hewan karnivora di darat seperti harimau, singa, serigala, elang sebagai puncak tertinggi rantai makanan. Jika jumlah populasinya menurun hal ini berarti akan terjadi ganguan pada keseimbangan ekosistem laut. Dan hal ini tentu akan berdampak juga secara tidak langsung kepada manusia. Jika populasi menurun otomatis ikan lain yang bersimbiosis dengan hiu juga turun. Jika populasi ikan tersebut turun maka apa yang dimakan oleh ikan tersebut jumlahnya melimpah melebihi ambang batas. Hal tersebut akan merugikan ikan lain yang bermanfaat untuk manusia  sehingga pupulasinya menurun. Begitu seterusnya menjadi seperti efek domino yang ujungnya akan merugikan manusia juga. Oleh karena itu marilah kita lebih arif dan bijaksana lagi kepada alam. Mari bergabung untuk mengkampanyekan penghentian pengambilan sirip hiu, mengkritik restoran yang menyajikan sirip hiu, dan tentusaja stop untuk mengkonsumsi sirip hiu.
Bahan:
Katun Combed 20S/24S
Halus adem dengan jahitan dan obras yang rapi

Ukuran kaos:
XXXL, XXL, XL, L, ML, M, S lihat ukuran kaos

Ukuran Cetak DTG:
A3/A4


Warna:
Putih, hitam, abu-abu misti, pink, orange, krem muda, kuning, merah, biru turkis muda, biru tua benhur, hijau muda, hijau tua, ungu, ungu tua. Lihat gambar.
Desain untuk warna terang lihat sampel gambar kaos putih, untuk warna gelap lihat sampel gambar kaos warna hitam.

Harga: 
Normal (Kaos oblong putih/warna lengan pendek ukuran kaos S-L, ukuran print A4 (tidak menggunakan white-ink) Rp. 85.000,- 
Hanya Rp. 78.000,- Promo sampai Desember 2014 (belum ongkir)

Nb:
Ukuran kaos XL-XXL+Rp. 10.000,00
Ukuran cetak A3, Kaos Warna/Hitam dengan white-ink + Rp. 20.000,00
Lengan panjang, Kaos raglan + Rp. 10.000,00
Ukuran XXXL Jumbo +Rp. 30.000,00

Simulasi:
Jika menghendaki kaos desain x warna/putih, ukuran S-L, dan ukuran dan print A4 maka harganya cukup harga normal misalkan Rp. 78.000,00. Namu jika Anda menghendaki kaos ukuran XL, warna hitam dengan print white ink, ukuran A3 maka harga menjadi Rp. 78.000,00+Rp. 10.000,00 (ukuran XL)+Rp. 20.000,00 (warna hitam dengan white-ink)+Rp.10.000,00(ukuran print A3)= Rp.108.000,00.

mengapa dengan white-ink lebih mahal?

Related product you might see:

Share this product :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. VEU13 Collections - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger